-
Nilai-nilai yang terkandung pada Sila Pertama ini adalah
- Percaya ada keberadaan Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan perintahnya dan menjauhi segala yang dilarang -Nya
- Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kerukuan antara Umat beragama
- Saling menghormati antara pemeluk agama lain
- Memiliki toleransi antara Umat Beragama
- Tidak memaksakan kehendak dan keinginan kepada Umat beragama
- mencemooh, mengejek atau merendahkan kepercayaan orang lain.
- nilai-nilai yang terkandung di dalam sila ke-2, yaitu seperti berikut :
- Rajin melakukan kegiatan kemanusiaan.
- Berani membela kebenaran dan keadilan.
-
Mengembangkan sikap tidak semena-mena kepada orang lain.
-
Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira.
-
Mengembangkan sikap saling menghormati dan mencintai sesama.
-
Mengakui persamaan derajat, hak serta kewajiban setiap manusia tanpa membeda bedakan suku ras, agama dan keturunan.
-
Menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan.
-
Nilai nilai yang terkandung di dalam sila ketiga Pancasila “Persatuan Indonesia” di antaranya:
-
mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan bangsa
-
mengembangkan sikap persatuan Indonesia atas dasar bhineka tunggal ika.
-
Mau dan rela berkorban untuk kepentingan tanah air, bangsa dan negara jika dibutuhkan.
-
meningkatkan rasa bangga kepada bangsa dan negara.
-
meningkatkan rasa cinta kepada bangsa dan juga tanah air.
Beberapa contoh sikap yang mencerminkan pengamalan sila ketiga Pancasila di sekolah, antara lain:
-
rela berkorban demi kepentingan bersama dan sekolah.
-
mengedepankan sikap cinta tanah air dengan giat belajar dan mengikuti pelajaran dengan sungguh sunngguh.
-
Tidak membeda-bedakan saat bergaul di sekolah.
-
Mau mempelajari budaya sendiri dan kebudayaan daerah teman yang berbeda.
-
bergotong royong membersihkan kelas dan lingkungan sekolah.
-
Nilai nilai yang terkandung di dalam sila keempat Pancasila “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, antara lain:
-
mengutamakan musyawarah mufakat untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut kepentingan bersama.
-
musyawaraf mufakat yang dilandasi semangat kekeluargaan.
-
Setiap keputusan yang diambil harus bisa dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
-
Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
-
Menerima keputusan musyawarah dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
-
Di dalam musyawarah mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Komentar Terbaru