Jenis-jenis Cerita Fiksi, Materi Tema 8 Kelas 4

Cerita dibedakan menjadi fiksi dan nonfiksi. Pada kali ini anak-anak akan belajar tentang cerita fiksi. 

Apa saja sih jenis-jenisnya, ayo kita baca pembahasan di bawah ini.

1. Cerita Jenaka

Cerita jenaka adalah cerita yang lucu dan membuat orang lain tertawa. Cerita ini bertujuan untuk menghibur orang lain.

Contoh cerita jenaka, yaitu “Si Kabayan” dan “Pak Belalang”.

2. Mite

Mite adalah cerita fiksi yang tokoh-tokohnya dewa atau setengah dewa. Cerita dalam mite terjadi di dunia lain (biasanya khayangan) pada masa lampau. 

Contoh mite, yaitu “Kisah Ramayana” dan “Dewi Sri (Dewi Padi”.

3. Fabel

Fabel adalah cerita dengan tokoh-tokohnya para hewan yang berperilaku seperti manusia.

Contoh fabel, yaitu, “Kancil dan Siput” dan “Burung Pemalas”.

4. Legenda

Legenda adalah cerita fiksi yang menceritakan kisah zaman dahulu. Legenda menjadi cerita yang dipercayai masyarakat setempat tentang sebuah peristiwa atau asal-usul sebuah tempat.

Contoh legenda, yaitu “Terjadinya Danau Toba” dan “Kisah Sangkuriang”.

5. Saga

Saga adalah cerita fiksi yang mengandung unsur sejarah. Saga menceritakan keberanian atau kepahlawanan seseorang. 

Contoh saga, yaitu “Calon Arang” dan “Air Langga”.

6. Cerpen

Cerpen atau cerita pendek adalah cerita fiksi yang mengisahkan kehidupan seseorang. Cerita dalam cerpen berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Contoh cerpen, yaitu “Sepotong Kue untuk Ibu” dan “Surat Pos dari Surga”.

7. Novel

Novel adalah cerita fiksi berupa karangan panjang yang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang lain yang berada di sekelilingnya.

Contoh novel, yaitu “Laskar Pelangi” dan “Ronggeng Dukuh Paruk”.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4 / 5. Vote count: 4

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!